Wednesday, April 15, 2020

Kapan Perlu Cek Virus Corona? Berikut Jawabannya!

Virus Corona saat ini sudah menjangkiti berbagai belahan dunia dan menyebabkan kematian lebih dari 40.000 jiwa dan menjangkiti lebih dari 800.000 jiwa. Di Indonesia sendiri, hingga saat ini virus Corona telah bersemayam di tubuh setidaknya 1.700 jiwa dan membunuh 170 jiwa yang artinya hampir 10% pasien positif corona meninggal dunia di negeri ini. Angka yang sangat tinggi untuk jenis virus yang seharusnya dapat dinonaktifkan dengan sistem kekebalan tubuh yang kuat. Virus ini sendiri setelah menginfeksi akan menimbulkan gejala batuk mirip dengan batuk biasa. bagi mereka yang memiliki sistem imun baik, bahkan bisa tidak merasakan gejala sama sekali meski ia bisa menularkan virus yang ada di tubuhnya. Itulah yang disebut dengan carrier atau pembawa dan butuh lebih diwaspadai karena ia bisa dimana saja tanpa tahu dapat menyebar bibit penyakit. Lalu kapankah seseorang dengan gejala batuk atau tidak bergejala perlu cek virus corona?

Virus Corona pada awalnya ditemukan di China tepatnya di kota Wuhan provinsi Hubei. Virus mulai merebak Desember 2019 hingga awal Maret 2020. Hingga saat ini masih ditemukan beberapa kasus virus Corona di Wuhan meski bukan berasal dari transmisi lokal melainkan dari pendatang luar negeri yang baru tiba di China. Saat China sudah mulai kembali normal, berbagai belahan dunia lain justru sedang berada pada puncak penyebaran Corona khususnya di Eropa dan Amerika. Amerika sekarang ini yang memiliki jumlah penderita atau positif covid19 terbanyak hingga mencapai angka 120.000 jiwa. Kondisi dunia ini juga berpengaruh terhadap kondisi corona di Indonesia apalagi kasus pertama di Indonesia didapatkan dari kontak dengan WNA Jepang yang dinyatakan positif saat dirawat di Malaysia dengan riwayat perjalanan ke Indonesia sebelumnya.

Tingkat kematian yang tinggi di Indonesia membuat masyarakat tentu resah dan ketakutan jika mereka sampai terkena infeksi virus corona. Padahal batuk dan pilek sudah menjadi penyakit yang umum diderita masyarakat negeri ini. Setelah merebaknya virus ini, mereka yang memiliki gejala batuk pilek menjadi lebih was-was dan ingin segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan untuk mengetahui apakah dirinya terjangkit virus mematikan tersebut. Namun tak perlu terburu-buru karena kepanikan justru akan membuat Anda rentan stres yang berakibat buruk untuk sistem imun.

Berikut ini adalah tips untuk mengetahui kapan saat yang tepat untuk memeriksakan diri terkait virus corona:

1.    Memiliki riwayat pergi ke luar negeri.
2.    Berdomisili di wilayah zona merah.
3.    Memiliki atau pernah kontak dengan pasien positif Corona.
4.    Merupakan Orang Dalam Pantauan.
5.    Memiliki gejala batuk kering, demam, pilek.
6.    Mengalami sesak nafas.

Jika Anda hanya mengalami batuk dan pilek saja tanpa ada kondisi-kondisi lainnya, sebaiknya tetap berada di rumah dan menggunakan masker. Makan makanan sehat dan minum obat yang dijual di pasaran seperti biasa. Jika batuk dan pilek dalam 5 hari tidak menghilang, atau Anda mengalami demam, datangi layanan kesehatan yang tersedia.

Masyarakat tidak boleh panik dalam menangani Corona agar tingkat kekebalan tubuh tidak menurun. Semua orang harus di edukasi mengenai kapan harus cek virus Corona agar tidak terjadi penumpukan pasien di puskesmas dan pelayanan kesehatan lainnya. sedangkan bagi mereka yang memiliki kondisi nomor 1 hingga 4 sebaiknya segera ikut tes massal yang diadakan oleh pemerintah walau tidak memiliki gejala sakit sedikitpun karena bisa jadi Anda positif Covid19 dengan status Carrier.
Disqus Comments